Dia menyapa lagi. Saya pura-pura saja biasa, tak terkejut barang sedikit. Lingkaran putih itu gemulai sekali kali ini, hampir mati saya terpesona. Batin saya sekali-sekali berbisik, akankah lama dia yang sekarang? saya coba berani menantang pusatnya, sebentar, saya mengaku kalah. kenapa setiap dia datang, seribu gejolak datang juga di kepala saya. akan ada apa lagi kali ini? tapi saat dia meluncur pelan, kembali menghilang, saya kembali didera tanya, lalu besok dia bawa apa lagi ya?
sejak saya lahir, sudah berapa juta kali datang dan pergi. ritmenya tetap, statis. tak bosankah dia? mana berani saya tanya. konsistensi adalah hal paling mengagumkan menurut saya, dan lingkaran putih ini, punya itu sepanjang hayat dikandung badan. memang kadang dia tidak telalu putih, ada saja yang membuat dia agak kemerahan, mungkin sedang tersipu. atau kadang agak kelabu, mungkin sedang merasa jengah, lelah.
tetap bersinarlah, jangan hilang barang sedetik. tolong beri makna, jangan hanya penghitung usia.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar